iklan

Apakah Hukumnya Suami Mencabut Kem4lu4n Saat Mengg4uli Istri? Inilah Penjelasan…

 

Larangan Mencabut Alat Kelamin Suami Saat Bersetubuh

Keterangan mencabut alat kelamin suami saat bersetubuh dengan istrinya itu terdapat dalam kitab al-Syamil, bahwa seorang suami yang melakukan hubungan seksual dengan istrinya dari perempuan yang bukan hamba sahaya, maka ia tidak boleh mencabut alat kelaminnya dari lubang vagina istrinya tersebut, terkecuali istrinya member izin.

Demikian pula apabila istrinya adalah seorang hamba sahaya, suami juga tidak boleh mencabut alat kelaminnya kecuali minta izin kepada yang memiliki hamba sahaya tersebut, atau -menurut  salah satu pendapat- izin hamba sahaya itu sendiri. Berbeda dengan hamba sahaya milik pribadi.

Ada pun menurut Imam Malik, seorang suami yang mencabut alat kelaminnya saat sedang bersetubuh hukumnya makruh secara mutlak. Juga tidak boleh bagi wanita yang disetubuhi menerima uang imbalan, agar suaminya diperkenankan olehnya mencabut alat kelaminnya, lalu sewaktu-waktu dimasukkan kembali ke lubang vagina istri dengan keinginan suaminya. Halaman Selanjutnya.

Pages ( 3 of 4 ): « Previous12 3 4Next »
iklan
author
Author: 
    iklan
    Jakarta Banjir di 54 Titik, Ribuan Rumah Terendam hingga 1,5 Meter
    Jakarta Banjir di 54 Titik, Ribuan Rumah Terendam hingga 1,5 Meter
    Banjir melanda Jakarta. Badan Nasional Penanggulangan Bencana

    Leave a reply "Apakah Hukumnya Suami Mencabut Kem4lu4n Saat Mengg4uli Istri? Inilah Penjelasan…"

    Must read×

    Top