iklan

Apakah Hukumnya Suami Mencabut Kem4lu4n Saat Mengg4uli Istri? Inilah Penjelasan…

 

Masalah ini merupakan salah satu perkara fikih yang sudah lama dibahas para ulama. Dalam kitab Al Syamil, seorang suami tidak diperbolehkan mencabut kemaluannya ketika menggauli istrinya dan dianjurkan untuk menuntaskan persetubuhan.

Bahkan jika perlu, cairan sperma tersebut diusahakan agar benar-benar masuk ke rahim istrinya.

Syaikh Umar bin Abdul Wahab al-Husaini berkata, ” Bagi orang yang bersetubuh dengan istrinya yang masih perawan, seharusnya ia tidak mencabut alat kelaminnya dari lubang vagina istrinya (sebelum proses persetubuhan itu benar-benar selesai), jangan seperti kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang bodoh.”

Sementara Imam Malik berpendapat seorang suami yang mencabut kemaluannya saat menggauli istrinya dihukumi makruh. Halaman Selanjutnya.

Pages ( 2 of 4 ): « Previous1 2 34Next »
iklan
author
Author: 
    iklan
    Jakarta Banjir di 54 Titik, Ribuan Rumah Terendam hingga 1,5 Meter
    Jakarta Banjir di 54 Titik, Ribuan Rumah Terendam hingga 1,5 Meter
    Banjir melanda Jakarta. Badan Nasional Penanggulangan Bencana

    Leave a reply "Apakah Hukumnya Suami Mencabut Kem4lu4n Saat Mengg4uli Istri? Inilah Penjelasan…"

    Must read×

    Top