iklan

Apakah benar Dosa On4ni/ M4nstrub4si Sama Seperti Dosa Berzin4??? Ini Penjelasannya


1. Para ulama madzhab Maliki, Syafi’i dan Zaidiyah berpendapat bahwa onani adalah haram. Argumentasi mereka akan pengharaman onani ini adalah bahwa Allah swt telah memerintahkan untuk menjaga kemaluan dalam segala kondisi kecuali terhadap istri dan budak perempuannya. Apabila seseorang tidak melakukannya terhadap kedua orang itu kemudian melakukan onani maka ia termasuk kedalam golongan orang-orang yang melampaui batas-batas dari apa yang telah dihalalkan Allah bagi mereka dan beralih kepada apa-apa yang diharamkan-Nya atas mereka. Firman Allah swt

وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ ﴿٥﴾
إِلَّا عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ ﴿٦﴾
فَمَنِ ابْتَغَى وَرَاء ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْعَادُونَ ﴿٧﴾

Artinya : “dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki. Maka Sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada terceIa. Barangsiapa mencari yang di balik itu. Maka mereka Itulah orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al Mukminun : 5 – 7)

2. Para ulama madzhab Hanafi berpendapat bahwa onani hanya diharamkan dalam keadaan-keadaan tertentu dan wajib pada keadaan yang lainnya. Mereka mengatakan bahwa onani menjadi wajib apabila ia takut jatuh kepada perzinahan jika tidak melakukannya. Hal ini juga didasarkan pada kaidah mengambil kemudharatan yang lebih ringan. Namun mereka mengharamkan apabila hanya sebatas untuk bersenang-senang dan membangkitkan syahwatnya. Mereka juga mengatakan bahwa onani tidak masalah jika orang itu sudah dikuasai oleh syahwatnya sementara ia tidak memiliki istri atau budak perempuan demi menenangkan syahwatnya.

Halaman Selanjutnya…!!!

Pages ( 2 of 14 ): « Previous1 2 34 ... 14Next »
iklan
author
Author: 
    iklan

    Muhammadiyah Imbau Masyarakat Tak Ikut Aksi 212
    Muhammadiyah Imbau Masyarakat Tak Ikut Aksi 212
    Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengimbau masyarakat tidak ikut
    Kisah Nurul Fahmi Pengibar Bendera Merah Putih Bertuliskan Kalimat Tauhid
    Kisah Nurul Fahmi Pengibar Bendera Merah Putih Bertuliskan Kalimat Tauhid
    detikmewss.info – Senyuman Nurul Fahmi mengembang ketika

    Leave a reply "Apakah benar Dosa On4ni/ M4nstrub4si Sama Seperti Dosa Berzin4??? Ini Penjelasannya"

    Must read×

    Top